Pages

Cari Artikel

Loading...

14 July 2011

Lagu Hybrid Pada Burung Kenari

Menciptakan kenari berlagu indah memang menjadi idaman bagi setiap penghobi burung kenari, beberapa cara dilakukan agar burung kenari mereka mampu membawakan lagu yang indah seperti halnya dengan memaster burung kenari kesayangan mereka. Seiring dengan perkembangannya beberapa kalangan juga merasa belum terpuaskan dengan hasil yang dicapai sehingga sekarang ini mampu dijumpai jenis-jenis kenari hybrid (mule) yang kerap diistilahkan oleh penghobi sebagai blacken, sangken, mozken dan lain-lain.
 Kenari x European Goldfinch;
Sumber
Jadi adakah tujuan dan keunikan dari jenis kenari hybrid tersebut? Dalam konteks perkawinan silang antara burung kenari dengan jenis lain (mule), memahami istilah hybrid memang lebih mudah dipahami sebagai istilah hasil perkawinan silang. Sekedar meluruskan saja, ada hal penting yang lebih mendasar yaitu mengenal istilah mule. Mule adalah perkawinan antara kenari dengan jenis burung finch yang masih berada pada satu family namun berbeda genus, misalnya saja: kenari dikawinkan dengan blackthroat, kenari dikawinkan dengan goldfinch dan lain-lain.
Mengapa perkawinan mule dilakukan? Untuk menjawab pertanyaan ini memang barangkali bergantung kepada tujuan penyilangnya, secara keilmuan perkawinan mule akan menghasilkan dan membawa suatu sifat-sifat tertentu yang akan melekat pada keturunannya, misalnya saja warna, postur dan lagu. Perkawinan mule untuk mencetak warna misalnya sudah dimulai sejak dulu dikala peternak dan peneteliti di negara Barat ingin mencetak kenari dengan warna merah yaitu dengan menyilangkan burung kenari dengan jenis red siskin. Di Indonesia sendiri kita telah mampu menemukan jenis kenari mule tersebut dengan tujuan untuk mendapatkan sifat karakter serta lagunya dari ke dua induknya, misalnya saja jenis F1 (blacken, sangken, mozken, sisken dll).


Ketika Tak Cukup Hanya Dengan Pemasteran
Seringkali beberapa dari penghobiis yang merasa kesal jika burung kenari isiannya sudah mblender atau glender, kenapa hal tersebut bisa terjadi? Secara alami burung kenari akan lebih mudah menirukan suara jenisnya (kenari) karena sebagai pola adaptasi sekaligus terkait dengan struktur otaknya sebagai pembawa lagu asli/alami dari jenisnya. Berangkat dari hal dasar inilah para penghobi burung kenari di tanah air menyilangkan kenari dengan jenis finch yang masuk ke Indonesia. Secara lebih sempit maka tujuan dari perkawinan mule ini adalah:
  • Menutupi kelemahan: misalnya saat goldfinch dikawinkan dengan kenari yang bertujuan menutupi sifat dari lagu goldfinch yang biasanya berkarakter pendek-pendek.
  • Pendekatan sifat/ciri: biasanya dilakukan untuk mendekatkan sifat tertentu kepada target yang diinginkan, misalnya saja blacken adalah jenis dari manifestasi antara nyanyian blackthroat dengan mendekatkan besarnya postur kenari.
  • Hasil untuk kombinasi/perpaduan: saat seekor burung edel sanger dikawinkan dengan russian canary maka hasilnya adalah perpaduan antara warna, lagu dan karakternya.
  • Pelestarian dari kepunahan: biasanya dilakukan oleh suatu lembaga atau kelompok/individu yang merasa atau mempunyai tanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam, misalnya saja dengan metode perkawinan inbreeding guna mempertahankan suatu jenis burung tertentu.
  • Menciptakan jenis baru: bertujuan untuk menciptakan varian baru, misalnya saja mengawinkan kenari x mozambiq x goldfinch x siskin dimana mapping perkawinan dilakukan hingga memenuhi tujuan akhir dari penyilangan.

Jenis Mule Dalam Perlombaan
Hingga saat ini jenis mule yang dikenal di Indonesia memang masih sangat terbatas jika dibandingkan dengan di luar negeri namun bukan berarti hanya sebagai "kilasan" saja. Dalam perlombaan kenari maka biasanya jenis mule ini dimasukkan dalam kelas khusus bernama "campuran import" dimana melombakan burung jenis finch dan jenis mule dalam satu kelas, biasanya penilaian berdasarkan atas lagu dan jarang sekali mempertimbangkan aspek warna dan postur.



The original article was written by Mtl Canary
Blog: Beternak Kenari

7 comments:

  1. suatu saat nanti kita akan benar-benar mencapai taraf ini. Lanjutkan!!!

    ReplyDelete
  2. benarkah persilangan seperti blackthroatxkenari, sangerxkenari, atau mozambikxkenari akan menghasilkan keturunan yang mandul ? tks atas jawabannya.

    ReplyDelete
  3. @Mobydick = seperti yang sudah dimuat dalam banyak tulisan lainnya bahwa jenis F1 mule (blacken, sangken, mozken, dll) kebanyakan memang infertile (mandul). Namun tdk menutup kemungkinan adanya unsur fertile dalam jenis ini. Sekedar share saja, sudah lama sebelum artikel ini ditulis ada beberapa breeder di Indonesia yang berhasil menurunkan anak dari jenis F1 mule tersebut.

    ReplyDelete
  4. asyikan main dikenari banyak inovasi yang tidak buat kita jenuh.
    Mudah-mudahan ide yang aneh tapi masuk akal bisa jadi kenyataan.
    Coba deh sama sama buat kenari yang unik, spt kenari starblue abu2nya jadi hitam, lurik hitamya jadi abu2

    ReplyDelete
  5. makasih ilmunya kapan 2 boleh maen situ mas suharno semarang

    ReplyDelete
  6. si mule varian finch yang eksotik, apa di Indonesia sdh ada ya? kalo ada yang tahu tlng dong ksh info alamat importirnya.. mksh

    ReplyDelete

Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.

Anda Menyukai Blog Ini?