Cari Artikel

15 February 2014

Prospek Burung Kenari Di Tahun 2014

Sudah lama burung kenari berkembang dan memenuhi pasar burung di Indonesia. Hingga saat ini kenari tidak kehilangan tajinya dan masih mampu memenuhi kebutuhan orang untuk hobi memelihara burung. Lantas bagaimana nasib burung kenari di tahun 2014 ini dan untuk masa-masa yang akan datang?
Ada 2 sumber utama perkembangan burung kenari di Indonesia pada umumnya, yaitu pertama dari hasil mengembangkan melalui peternakan/riset dan yang kedua adalah dari kegiatan import burung kenari. Dalam perkembangannya kegiatan-kegiatan tersebut didorong oleh beberapa faktor yaitu antara lain: bisnis, hobi, dan hasrat memajukan kualitas burung kenari itu sendiri. 3 faktor tersebut ternyata dapat berjalan bersamaan yang tentu saja dalam kenyataannya akan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi masyarakat itu sendiri, ilmu pengetahuan serta daya dorong/rasa ketertarikan terhadap burung kenari.
Kondisi masyarakat yang semakin cerdas dari tahun ke tahun juga turut mempengaruhi selera dan kecenderungan terhadap dunia burung kenari. Bagaimana orang memilih materi kenari yang dirasa pas dengan “kantong” mereka, keadaan ruang ternak mereka serta kemampuan mereka untuk mengembangkan/ternak kenari menjadi unsur yang vital. Dalam kasus sehari-hari banyak peminat burung kenari sudah mulai mengesampingkan kuantitas ketimbang kualitas dimana lebih mending memelihara 1 ekor kenari yang dirasa bagus daripada 10 ekor dengan kondisi yang tidak jelas.


Timbulnya Persaingan Dan Kompetitor
Sejauh ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan burung kenari di Indonesia, yaitu: peternakan, kompetisi lomba serta kegiatan import. Ke tiga faktor tersebut pada akhirnya mempengaruhi keseluruhan dari sirkulasi kenari yang akan mempengaruhi jumlah dan mutu yang ada di pasaran. Bagaimana cara ke 3 faktor tersebut mempengaruhi perkembangan kenari di masyarakat?
1.       Peternakan
Kenyataannya ketersediaan burung kenari di Indonesia sangat bergantung dengan peternak. Secara ekonomi para peternak mendapatkan untung dari jumlah produksi yang mereka hasilkan yang tentu saja pada akhirnya akan dipengaruhi oleh kualitas dari produk tersebut. Dengan kegiatan beternak akan mampu memunculkan jumlah dan mutu yang ada di pasaran, serta uniknya adalah mampu membentuk selera baru. Saat ini para peternak berlomba-lomba untuk menciptakan jenis dengan kualitas yang baik, harapannya adalah agar mutu yang dihasilkan mampu bersaing dengan kualitas yang dihasilkan oleh peternak lainnya.
2.       Lomba
Kegiatan hobi yang kerap mendatangkan keuntungan ekonomi ini juga mempunyai peranan dalam menciptakan suatu arah dan tren dalam orientasi memelihara kenari. Seorang pelomba akan berusaha menciptakan suatu burung kenari yang mempunyai lagu merdu dan berpenampilan bagus sehingga dalam kenyataannya kualitas dari seekor burung diharapkan akan “terbongkar” sepenuhnya di tangan pemaster/pelomba. Seperti biasa, burung jawara akan mendapatkan predikat dan secara tidak langsung mampu mempengaruhi tren berikutnya bagi para calon jawara lainnya.
3.       Import
Kegiatan ini dideskripsikan sebagai usaha untuk mendatangkan burung kenari dari negara lain. Biasanya jenis-jenis kenari yang di import adalah jenis kenari yang masih belum banyak/berhasil dikembangkan di Indonesia. Kegiatan ini juga mempengaruhi dunia perkenarian di Indonesia dimana harga kenari import mampu mempengaruhi harga pasaran kenari yang dihasilkan oleh peternak. Dalam beberapa kasus harga kenari import juga mampu membelenggu gerak peternak lokal, namun dalam beberapa kasus lainnya harga kenari yang dihasilkan oleh peternak lokal mampu terangkat. Satu peran utama dalam kegiatan import ini adalah: menyediakan kenari jenis baru serta ketersediaan jumlah kenari dalam menciptakan orientasi peternakan.



Masih Belum Klimaks

Kondisi dunia peternakan kenari yang saya amati hingga saat ini (2014) dapat dikatakan masih dalam taraf untuk berjalan mencapai level puncak. Artinya adalah dalam segmen kualitas, kuantitas serta harga masih dapat dikatakan belum stabil. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor yang mungkin sangat banyak untuk dituliskan satu persatu namun ada beberapa hal pokok, diantaranya adalah: selera pasar yang terus berubah, serta orientasi pengembangan dari jenis kenari tertentu yang tidak sejalan dengan pakemnya. Dengan begitu apa yang saya amati bahwa arah dari perkembangan dunia kenari di Indonesia adalah menciptakan nuansa baru yang artinya banyak membutuhkan waktu panjang untuk mencari “penganut”nya.
ILUSTRASI

"Bisa dikatakan bagi beberapa orang yang sedang/akan menekuni bisnis/hobi kenari ini maka masih mempunyai masa kini dan masa depan yang baik"   

Jika suatu saat nanti dunia perkenarian sudah mencapai klimaksnya adalah maka tidak ada istilah big size, kepala mbarong atau kaki jinggring sekalipun. Para peternak akan menciptakan suatu jenis dengan kriteria-kriteria baku yang akan diciptakan sebaik-baiknya dengan harga yang semurah-murahnya dengan jumlah produksi yang tidak kurang. Dalam situasi klimaks ini kualitas tidak akan lagi mendominasi seperti sebelumnya,satu hal yang juga dibutuhkan adalah INOVASI. 





Ditulis asli oleh: Blog Beternak Kenari------->oneven17.blogspot.com

17 comments:

  1. Semoga terus jaya kenari Indonesia

    ReplyDelete
  2. Pemula mas bro...f1xaf hasilnya apa mas bro?trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan baca artikel saya yg lainnya, sudah saya tulis di sana

      Delete
  3. pemasaran di jawabarat masih tinggi gan
    kalo darei daerah jawa gimana ?

    ReplyDelete
  4. AF Super jika badanya gede ,,,Tapi kl badanya lebih gede dikit dari loper = AF

    ReplyDelete
  5. Sesama kenarimania, monggo kunjungi blog ini juga:

    http://gillkenari.blogspot.com/

    ReplyDelete
  6. saya newbie nih om..orientasi saya skrang lebih pada jumlah, karena saya hnya pnya lokalan aja.hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya lokalan bukan berarti mengabaikan kualitas kan Om? :)

      Delete
  7. Ayo dong Om update lagi tulisannya, ditunggu

    ReplyDelete
  8. bisa gak ya indonesia eksport kenari??

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa, asal............ (nah itu bisa satu minggu jelasinnya) hehe

      Delete
  9. Wah semoga kenari tetep eksis...

    http://ternakparkitindonesia.blogspot.com/

    ReplyDelete
  10. harga d lampung kenari ancur om.saya mulai ternak dr thun 2010.an d tahun 2013 kenari makin langka harga melambung tinggi,
    and sekarng d tahun 2014 harga mulai kembali lg ke tahun 2014.
    kabr2 nya..yg buat anjlok kenari d lampung, karna burung kenari asal bandung dan sekitarnya tumpah dan banting harga.
    kami penangkar d lampung garuk2 kepala sekarang.mau gk mau menyesuaikan harga sama seperti mereka. :.(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begini, sebenernya turunnya harga pasaran dialami oleh semua jenis kenari namun anjloknya harga tersebut tidak dialami oleh semua jenis kenari. Misal jenis yorkshire pada umumnya turun namun tidak anjlok sedangkan lokal hampir di semua daerah anjlok. Mengapa bisa demikian? karena jumlah di sebagian besar daerah kenari lokal terlalu banyak sedangkan animonya sedikit.

      Delete
    2. Terlepas dari itu beternak kenari masih menjanjikan, pasang surut adalah wajar. Namun selama kondisi/atmosfer peternakan dan kegiatan lainnya khususnya kenari dalam waktu kedepan masih seperti ini-ini saja maka bisa menjadi kekhawatiran kita bersama.

      Delete

Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.