Cari Artikel

12 January 2015

Beternak Kenari Di Tahun 2015

Beberapa orang sempat khawatir pada 2014 kemarin dimana secara umum harga kenari yang beredar mengalami penurunan harga, terlebih melihat apa yang dialami kenari jenis lokal. Lantas apakah di tahun baru 2015 ini nasib dunia kenari terkhusus dalam dunia peternakan masih akan mengalami hal yang sama ataukah mampu belajar dari masa lalunya?


Kali ini saya akan mencoba membahas prospek beternak kenari di tahun 2015, tentu saja dengan segala keterbatasan pengetahuan dan pengalaman. Konten dari tulisan kali ini sekiranya tidak jauh dari yang namanya prediksi dan harapan bagi kita yang masih/akan bergelut di bidang peternakan kenari.

Mendengar angin segar di awal tahun ini, beberapa event lomba mulai kembali bergairah. Beberapa penghobi dan pelomba mulai menyiapkan untuk mencari bahan-bahan yang mampu disipakan untuk lomba atau untuk sekedar sebagai investasi. Inviestasi yang saya maksud adalah memiliki kenari yang dirasa punya masa depan bagus dimana memiliki "value" yang fleksibel, entah untuk bahan ternak, klangenan, dijual kembali ataupun dimasteri. Jadi secara lebih spesifik, jenis apa yang masih akan dicari oleh mereka?

Dengan melimpahnya jumlah kenari lokal di pasaran maka bagi kita yang bergelut di jenis ini akan bersaing ketat dengan peternak lainnya di berbagai daerah. Untuk jenis silangan import paling populer misal dari jenis yorkshire faktanya tetap masih akan dicari, terlebih dengan keterbatasannya di pasaran membuat harganya relatif stabil. Ada beberapa rekan yag sempat bertanya; lho bukannya sekarang yang mampu menghasilkan kenari besar seperti F2 dan F3 bahkan YS lokal sudah banyak? Jawaban saya: bisa jadi demikian atau justru sebaliknya. Bagaimana dengan kenari jenis lainnya?

Faktanya kenari jenis postur lainnya yang familiar di sekitar kita seperti gloster, border, lanchasire dll masih mencari tempat di hati penghobi. Untuk kenari jenis singer seperti waterslager, timbrado dll? nasibnya kurang lebih sama dengan tahun-tahun kemarin. Bagaimana dengan colorbred? Kita serahkan kepada mereka yang secara bijak bergelut (terkhusus) pada jenis red intensive.


Problem Dan Situasi Yang Akan Dihadapi Di 2015

Ilustrasi
Sama dengan tahun-tahun yang lalu, peternak dan penghobi akan dihadapkan dengan cuaca, animo pasar dan perkembangan event kompetisi secara umum. Namun terlepas dari itu ada benih positif yang tumbuh di beberapa kalangan untuk menciptakan kondisi dimana sedikit demi sedikit secara pelan-pelan tentunya untuk menekan ketergantungan terhadap import. Bagi saya ini menjadi berita bagus karena sebenarnya dari tahun ke tahun kenari import yang masuk ke Indonesia memiliki kualitas yang relatif sama. Jika ada peningkatan kualitas kenari import yang masuk maka sudah tentu peternak/penghobi akan menyesuaikan.
Bagi kita yang "nge-fans" dengan kenari jenis singer sudah tentu berharap dan bersabar menunggu diadakannya kontes sesuai jalurnya, misal jenis waterslager menyanyi lagu strainnya, bukan isian burung lainnya. Hal sama akan dialami oleh jenis kenari warna. Terlepas dari itu kenari jenis singer memang harus mempunyai orientasi breeding yang pakem dengan mempertahankan kualitas ciri khasnya. Jadi jangan harap ada kompetisinya jika burungnya tidak ada yang mampu/bisa dilombakan. Namun suatu saat jika harapan ini terwujud maka sudah pasti dunia perkenarian akan sangat maju pesat.


Akhir kata menekuni bidang peternakan kenari masih menyenangkan sekaligus menguntungkan. Bisa dikatakan burung kenari adalah burung yang menjadi salah satu jenis paling populer dan stabil untuk ikut eksis meramaikan dunia perburungan Indonesia dari tahun ke tahun. Naik turun dalam hal pamor dan profit itu sudah sangat lumrah, bagaimana kita sebagai pelaku untuk melangkah dan memperjuangkan. Salam



Ditulis oleh: Beternak Kenari(oneven17.blogspot.com)

8 comments:

  1. Terima kasih atas pemikiran yg cerdas ini. Paling tidak sdh waktunya bagi penghoby kenari untuk memahami adanya 3 jalur prestasi yaitu body contest, singer contest dan beauty contest. Sementara ini di masyarakat hanya berkembang bahwa body khususnya tampang Yorkshire telah menjadi patokan atau prasyarat sbg cannary contest. Walaupun dmk saya masih setia utk budi daya singer cannary special Spanish Timbrado vs Germany Troller ..... salam sukses dan bahagia selalu.

    Hormat kami,



    C Kukuh Sutoto

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih, semoga sukses untuk bapak. Beberapa tahun yang lalu saya sempat bernasib untung mempunyai 1 kenari jenis spanish timbrado dengan pola lagu "discontinue". Namun sayangnya saya gagal mempertahankan ciri lagu tersebut karena mustahil dipertahankan jika tidak ada jenis/karakter lagu yang sama di rumah. Beternak jenis singer pun ternyata tidak mudah, bahkan bisa jadi lebih kompleks

      Delete
    2. jumpa lagi di sini... salam sukses selalu untuk om Rio...jd ingat diskusi tempo hari ttg st hehehe...

      Delete
    3. Halo, diskusi waktu itu malah saya sudah tidak ingat...haha. Sukses juga untuk panjenengan Om Putut.

      Delete
  2. Saya kira selera masyrakat kepada kenari sekarang ini malah justru mengalami penurunan dan belum ada perkembangan, contoh saja kenari ys masih dilombakan suaranya

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya kira justru sekarang masyarakat semakin kritis walaupun hal tersebut ternyata belum berkorelasi dengan event lomba kenari. Yang saya lihat adalah bagaimana kita memanjakan burung ternyata berdampak dengan bagaimana event lomba akan mengadakan kriteria penilaian.

      Delete
  3. Salam kenal..
    Saya mohon bantuannya karna saya pemula

    ReplyDelete

Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.